Eclectic style is the great equalizer. It reshuffles the rule book, mixing and matching old and new, East and West, luxe and humble, showy and quiet. It invites you to fill a space with objects you love and unique finds that strike your fancy. Simply put, it's you, curated. What it is not, however, is a free-for-all. If you toss a little of this, a little of that and a dash of the other into a room at random, it'll look like exactly what it is: a mess. The liberty and leeway that make eclectic style so appealing can also make it tricky — you'll need to be careful not to trip over the thin line between contrast and chaos. Why it works: When it's done well, eclectic décor broadcasts your confidence in your own style yet still adheres to the fundamentals of good design. You don't have to choose between profiles or periods; there's room for a range of favorites. Plus, isn't it fun to feel like you're getting away with something? You'll love it if... You can put together a smashing outfit from a jumble of sale-rack finds. Your iTunes mix skips from Bach to Bob Marley to the Black Keys. Matching furniture sets make you itchy. Friends tease you that you can never make up your mind. Purebreds are pretty, but mutts capture your heart.Hmm.. Exactly this is what i'm looking for so far.. Jadi kalo di liat penjelasanya ya gaya decornya tuh campur aduk tapi segi estetikanya masih enak dilihatlah, dari pada bingung-bingung ngebayangin kaya apaan yang di maksud eclectic mending saya pajang nih foto-foto decornya, tapi fyi sampe sekarang ini maksud kata dr eclectic saya jg belom faham.
Thursday, September 18, 2014
My Style is Eclecticisme
Let Me Introduce Myself
Nama saya Kausalya Parakhita Narendraswari, ya nama saya memang aneh atau unik. Sayapun harus menggoogle nama saya sendiri buat nyari arti nama itu. Saya biasa dipanggil Lya. Pekerjaan saya adalah half-time freelance graphic designer (udh freelance aje pake half-time segala elah) HAhaha.. karena pendidikan background saya adalah design komunikasi visual. Tetapi di balik design grafis ini saya suka banget hal berbau interior design dan arsitektur..
Oh yaa.. yang memerlukan jasa design grafis mungkin bisa kontak saya langsung ke email saya kparakhita@gmail.com
dibawah ini saya berikan sedikit dari hasil portfolio saya, adanya porfolionya yang ini gpplah yaaa hwaaa...
Pertama 'nyentuh' program 3D
Hmmmm... apa yaa.. hehehe,
ceritanya baru blajar ngeblog dan nulis di blog sendiri.
Jadi saya menyebut saya sendiri ini youtubers, setiap hari tanpa terlewatkan harus buka youtube..
laluuu... searching.. searching.. searching.. akhirnya sampai juga di chanelnya Robenson Design Studio
ini linknya websitenya dia http://robesondesign.com/blog/
Jadi di chanel youtube dia ini dia ngerombak kamar-kamar youtubers yang lain yang subscribenya udah sampe
ratusan ribu bahkan jutaan. Tapi cuman ngerombak layout tampak 3D aja tanpa ngerombak langsung.
And then gw searching2 ketemulah dia make software Sketchup saja saudara saudara..
Laluuu gw larilah beli software si Sketchup ini rada susah siih nyarinya karena saya menggunakan
laptop apel digigit (ceritanya beli software bajakan). Setelah ngedapetin langsunglah saya install di
laptop penyelamat hidup saya ini (lebey). Awalnya masih nganga ngongo, dalam hati 'gimanaaa gw mau make
ini software' secara saya ini termasuk manusia golongan gaptek.
Tapi setelah nge youtube lagi dan belajar tutorial dari awal di youtube ternyataaaa jeng.. jeng.. jeng..
software ini gampangnya setara sama PAINT.. masih inget gk program paint yang di windows 98' kayanya, bahkan saya bisa bilang lebih gampang dari Adobe photoshop, Illustrator dan kawan-kawannya itulah. Karena kebetulan teman saya
yang benama Renita sudah memberikan kepercayaan dan mandat untuk merombak kamarnya dia yang rada amburadul (amburadulan kamar saya sebenernya) Jadi pertama saya buatlah layout kamarnya dia pake sketchup ini dan alhasil.. ya lumayanlah utk pertama kali megang software sketchup..


Subscribe to:
Posts (Atom)


























